FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Orangtua Dampingi ABK

Orangtua Dampingi ABK
Orangtua dampingi ABK belajar membaca di sela-sela waktu istirahat bersama siswa lain.

KUNINGAN, JAWA BARAT – SDN 2 Purwasari, Kuningan, memiliki beberapa siswa yang berkebutuhan khusus (ABK). Di antaranya tuna daksa (1 orang) dan tuna ganda (10 orang). Guru kelas yang mengajar,  melibatkan peran serta masyarakat (PSM) untuk mendampingi siswa ABK di kelas. Sekolah ini mengajak orang tua siswa berperan aktif untuk membantu meningkatkan prestasi belajar siswa ABK.  

Salah satu fokus kerja sama dengan orang tua adalah mendampingi siswa ABK membaca buku. Karena ternyata di antara mereka ada yang belum bisa membaca. Hal ini kemungkinan disebabkan banyak siswa ABK  tidak nyaman belajar bersama guru di kelas, karena ini adalah sekolah umum, bukan sekolah khusus ABK.

Siswa ABK yang sulit menerima pelajaran, selalu tertinggal dari siswa lain, serta sulit membaca dan menulis,  harus didampingi orang tua, sebagai bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama masyarakat, itu yang menjadi kesepakatan sekolah dengan orangtua.

Upaya sekolah ini selaras dengan pemerintah daerah. Bupati Kuningan  menetapkan sekolah-sekolah umum menjadi sekolah penyelenggara pendidikan inklusif. Beliau juga memiliki kebijakan mengangkat PNS difabel untuk menduduki posisi penting dalam pemerintahan. Elon Carlan, M.Si, misalnya, penyandang tuna netra yang menjadi Kasubbag kesejahteraan pada Bagian Kesra Setda Kab. Kuningan.

Selain Elon Carlan, ada 28 orang PNS difabel lain di lingkungan Pemkab Kuningan. Bupati berpendapat para penyandang difabel dengan kemampuan layak dapat menduduki jabatan strategis. Bupati Kuningan juga menerbitkan perbup No. 421.9/KPTS.121-Kesra/2013 tentang Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Pendidikan Inklusif. [ASB]

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.