FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

16 LPTK Kembangkan Modul Lokakarya PPG

16 LPTK Kembangkan Modul Lokakarya PPG
Para dosen dan guru sedang membahas materi lokakarya PPG di LPTK.

JAKARTA – USAID PRIORITAS bersama 16 lembaga pendidik dan tenaga kependidikan (LPTK) mitra dari tujuh provinsi mengadakan pertemuan yang membahas pengembangan materi lokakarya program pendidikan profesi guru (PPG). Selama tiga hari di Jakarta, para ketua program pendidikan profesi guru dan praktik pengalaman lapangan kependidikan (PPLK) di LPTK mitra, serta beberapa guru yang menjadi fasilitator pembelajaran USAID PRIORITAS, membahas materi lokakarya bagi mahasiswa PPG yang dipersiapkan menjadi guru profesional (9-11/9).

”Materi-materi yang selama ini digunakan USAID PRIORITAS untuk melatih guru dan kepala sekolah dalam menerapkan pembelajaran aktif, diadaptasi dalam pelaksanaan lokakarya PPG di LPTK,” kata Stuart Weston, Direktur Program USAID PRIORITAS di sela-sela acara.

Pada praktik mengajar di sekolah, lanjut Stuart, kegiatannya juga perlu difasilitasi secara lebih terstruktur.' ”Misalnya, sebelum praktik mengajar, mahasiswa mengamati guru yang bagus dalam mengajar, hasilnya didiskusikan untuk menjadi referensi mahasiswa cara mengajar yang baik. Lalu, mereka mulai praktik mengajar selama beberapa waktu, dan dilakukan evaluasi secara berkala dengan dosen dan guru untuk memastikan bahwa mahasiswa sudah menerapkan praktik mengajar yang baik,” ujarnya. 

Dalam pertemuan penyusunan materi lokakarya PPG tersebut, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyusun draft materi lokakarya PPG. Di antaranya, materi modeling pembelajaran aktif, penulisan jurnal reflektif, pertanyaan tingkat tinggi dan lembar kerja, penilaian otentik, persiapan dan praktik mengajar, serta portofolio hasil karya siswa dan guru.

Prof. Dr. Muchlas Samani, Konsultan Pengembangan LPTK USAID PRIORITAS, menyebut kegiatan ini sangat efektif untuk membantu meningkatkan kualitas program PPG. ”USAID PRIORITAS sudah punya model melatih guru yang sudah jadi guru, untuk menjadi guru yang lebih bagus. Model ini kita adopsi, yaitu bagaimana menghasilkan calon guru, untuk menjadi guru yang bagus. Harapannya, PPG bisa menghasilkan guru yang lebih bagus,” kata dosen Unesa yang juga pernah menjadi Ketua Sertifikasi Guru Nasional itu.  

Dr. Tarsyad Nugraha, Ketua PPG Universitas Negeri Medan yang juga terlibat dalam kegiatan tersebut, menyambut baik dukungan yang diberikan USAID PRIORITAS. ”USAID PRIORITAS telah melatih dan mendampingi pelaksanaan pembelajaran aktif di sekolahsekolah mitranya. Materi-materi yang digunakan USAID PRIORITAS dalam pelatihan, kami adaptasi untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan lokakarya PPG,” tukasnya. (Anw/Tif) 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.