FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

Gunakan Rumus Luas Permukaan Balok untuk Tentukan Harga Modal Lemari

Gunakan Rumus Luas Permukaan Balok untuk Tentukan Harga Modal Lemari
Guru sedang mendampingi siswa di kelompok kecil menemukan luas balok dari jaring-jaring model balok dari kotak bekas kemasan.

TANGERANG, BANTEN – Akidin MPd, guru matematika MTsN Tigaraksa Banten, mengajak siswa kelas VIII MTsN 2 Tangerang menemukan rumus luas permukaan balok untuk diterapkan dalam pemecahan masalah kehidupan sehari-hari.

Guru membuka sesi pembelajaran dengan menunjukkan sebuah gambar kepada para siswa dan menanyakan gambar apakah yang ditampilkan. “Kotak obat,” jawab seorang siswa. “Bentuknya apa?” tanya Pak Akidin. “Ada yang kubus, ada yang balok,” jawab siswa.

Guru membagikan lembar kerja (LK) dan model balok dari kotak kemasan ke setiap kelompok siswa. Siswa membuka kotak kemasan tersebut sehingga tampak jaringjaringnya dan ditempelkan di kertas karton. Lalu siswa memberi nomor pada setiap bidang kotak dan menuliskan bagian-bagian panjang, lebar, dan tinggi pada jaring-jaring seperti gambar di bawah.

Setiap kotak dari jaring-jaring yang berbentuk persegi panjang dituliskan rumus luasnya. Setelah menemukan rumus setiap bidang dan menggabungkan semua rumus tersebut, siswa melakukan penyederhanaan rumus dan menarik kesimpulan bahwa rumus luas permukaan balok 2 (pl + lt + pt).

Jaring-jaring model balok.

Kemudian guru mengundang dua siswa perwakilan dari salah satu kelompok untuk mempresen tasikan hasilnya. Ternyata kelompok lainnya memiliki jawaban yang sama, sehingga guru melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yaitu menugaskan siswa untuk mencari luas permukaan sebuah balok dengan panjang 12 cm, lebar 8 cm dan tinggi 6 cm.

Dengan menggunakan rumus yang sudah ditemukan bersama, para siswa melakukan penghitungan sebagai berikut:

Luas permukaan balok
= 2 (pl + pt + lt)
= 2 (96 + 72 + 48)= 432 cm

Guru lalu memberi dua soal yang menggunakan masalah yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Soal pertama adalah “Nesti ingin membungkus kotak kado menggunakan sampul kertas kado yang berbentuk balok dengan panjang 25 cm, lebar 12 cm dan tinggi 10 cm. Berapa luas kertas kado minimal yang dibutuhkan Nesti untuk membungkus kotak tersebut?”

Soal kedua adalah “Seorang tukang kayu akan membuat lemari berbentuk balok pesanan pelanggannya. Panjang, lebar dan tinggi masing-masing 1m, 0,5 m dan 2 m. jika harga kayu Rp 200.000/m2 , harga politur (pewarna) Rp 150.000/m2 . Harga asesorisnya Rp.100.000 dan biaya jasa pembuatannya Rp 500.000, berapa harga modal lemari tersebut?”

Guru berkeliling kelas untuk mendampingi proses kerja kelompok dan bertanya jawab dengan para siswa. “Kebutuhan kayu dapat dicari berdasarkan luas permukaannya. Berapa luas permukaannya? Apakah sudah ada yang tahu?” tanya guru. “Luas permukaannya 7m2 ,” jawab salah seorang siswa.

“Nah, harga kayu permeter Rp 200.000. Jadi berapa biaya kayunya?” tanya guru. “7 x Rp200.000, 
Pak,” jawab siswa. “Lemari akan dilapisi dengan plitur. Harga politur Rp150.000 /m2 . Yang mau diplitur berapa luasnya? 7 m2 . Berarti 7 dikalikan harga plitur, lalu dijumlahkan dengan biaya lain. Kita bisa menemukan harga lemari itu,” jelas guru lagi.

Selanjutnya perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka. Untuk soal pertama, siswa menemukan bahwa luas permukaan balok adalah 1.340 cm2 . Berikut adalah hasil perhitungannya:

= 2 (pl + pt + lt) = 2 {(25 x 12) + (25 x 10) + (12x10)}
= 2 (300+250+120)
= 600 + 500 + 240
= 1340 cm2

Sementara untuk soal kedua, siswa menemukan bahwa harga jual lemari adalah Rp 3.050.000. Berikut adalah hasil perhitungan siswa untuk mendapatkan harga lemari:

2 (pl+pt+lt) = 2 {(1x1/2) + (1x2) + (2.1/2)}    
= 2 (0,5 + 2 + 1)     
= 7 m2

Harga jual lemari = (harga kayu x luas permukaan) + (politur x luas permukaan) + asesoris + jasa

= (200.000x7)+(150.000x7)+100.000+ 500000
= Rp 3.050.000,“

Jadi kalian sudah mampu menghitung harga modal lemari. Bukan hanya untuk buat lemari, tapi banyak hal yang dapat menggunakan rumus permukaan balok,” kata Akidin. Pembelajaran ditutup dengan kegiatan refleksi. (Tif/Anl)


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.