FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

UPI dan Sekolah Mitra Kembangkan Kelas Literat

UPI dan Sekolah Mitra Kembangkan Kelas Literat
Desain kelas literat yang dikembangkan Tatat Hartati di SD 3.4 Sukasari, Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG, JAWA BARAT – Tatat Hartati PhD, dosen PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), mengembangkan penelitian berjudul, “Optimalisasi MBS untuk membangun kelas literat dan kemampuan literasi siswa SD.” Penelitian ini dilakukan di SDN 3.4 Sukarasa Bandung. ”Pelatihan yang saya dikuti di USAID PRIORITAS memberi inspirasi untuk membuat penelitian ini,” kata Tatat saat berkunjung ke kantor USAID PRIORITAS beberapa waktu lalu.

Tatat bersama Dwi Heryanto, rekan sejawatnya di UPI, memilih model penelitian dan pengembangan dengan modifikasi 4D, yaitu define, atau tahap pengumpulan informasi dengan studi literatur dan studi lapangan, design atau tahap merancang draf awal, develop atau tahap mengembangkan kelas literat, dan disseminate atau tahap  menyebarluaskan desain kelas literat.

Penelitian yang didanai oleh Kemenristekdikti tersebut telah menghasilkan desain kelas literat dan media pembelajaran multiliterasi, termasuk desain optimalisasi MBS dan guru untuk keberhasilan kelas literat ini. ”Kelas literat adalah lingkungan kelas yang mendukung peningkatan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan berkreasi. Kami telah menemukan desain kelas yang dapat mengoptimalkan kemampuan literasi siswa,” kata Tatat lagi.

Desain kelas literat, menurut Tatat, harus menyediakan beragam kebutuhan siswa untuk belajar. Dia memetakan kelas literat seperti pada gambar di atas. Tempat duduk siswa ditata berbentuk huruf U sebagai pusat pembelajaran. Di kelas tersebut juga disediakan sudut baca, area baca, sudut menulis, dan sudut bidang studi yang dipelajari siswa SD. Sementara untuk papan pajangan hasil karya siswa, ditempatkan di tiga sudut ruangan. “Tujuannya agar hasil karya siswa mudah dibaca dan menjadi sumber belajar baru,” kata Tatat.

Setelah diterapkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelas literat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil pembelajaran. “Dari hasil uji perbedaan rata-rata skor pretes dan postes menunjukkan kemampuan kelas eksperimen yang didesain kelas literat dan pembelajaran multiliterasi lebih baik dibandingkan kelas kontrol yang tidak diapa-apakan,” katanya. “MBS, seperti dukungan orang tua siswa juga sangat berperan dalam pengadaan kelas literat dan keberhasilan pembelajaran,” tambahnya. (Anw)

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.