FORUM FASILITATOR

Wadah berbagi inspirasi dan pengalaman bagi kepala sekolah, guru, pengawas, dosen, masyarakat, dan siswa dalam membangun sekolah yang berhasil.

UNY Kembangkan Program USAID PRIORITAS

UNY Kembangkan Program USAID PRIORITAS
Mahasiswa menunjukkan media literasi buatannya untuk menarik minat siswa SD belajar membaca.

YOGYAKARTA – USAID PRIORITAS, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan beberapa LPTK lainnya telah bekerja sama sejak tahun 2013. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan mengembangkan modul pelatihan dan buku sumber untuk pengayaan perkuliahan, melatih dosen-dosen dan guru-guru di sekolah mitra LPTK, pengembangan program praktik pengalaman lapangan (PPL) dan program lainnya.  Berikut adalah implementasi dan pengembangan program USAID PRIORITAS di UNY.

1. Buat Mata Kuliah Baru: Literasi Kelas Awal dan MBS

“Setelah kami mereviu kurikulum, menyusun standar kompetensi lulusan, dan menganalisis semua mata kuliah pada 2014 lalu, kami mulai memasukkan mata kuliah literasi dan MBS sebagai mata kuliah pilihan,” kata Supartinah MHum, dosen Jurusan PGSD UNY. Mata kuliah literasi kelas awal diberikan kepada mahasiswa semester V, yang bertujuan mengenalkan pembelajaran membaca dan menulis di kelas awal, strategi, penilaian, dan medianya. Mata kuliah ini terdiri dari dua SKS, berisi satu teori dan satu praktik. Materi diambilkan dari adaptasi modul USAID PRIORITAS dan bahan ajar perkuliahan literasi di kelas awal yang berbasis pada penelitian terbaru hasil kerja sama dengan Florida State University, Amerika.

Mata kuliah MBS juga merupakan mata kuliah baru dan diberikan kepada mahasiswa Semester V juga. Materi kuliah diadaptasi dari modul 1, II, dan III. Pada modul 1 materi yang diambil di antaranya tentang konsep apa dan bagaimana MBS, TAP (transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi) pengelolaan sekolah. Di modul II dan III terkait dengan melayani perbedaan individu da-lam pembelajaran, supervisi kepala sekolah, literasi, dan penguatan budaya baca. “Peminatnya cukup banyak. Dari enam kelas mahasiswa di semester V, ada empat kelas yang mengambil mata kuliah pilihan ini,” kata Agung Hastomo MPd, dosen pengampu MBS.

2. Perkuliahan Aktif dan Literasi

Perkuliahan dengan pendekatan pembelajaran aktif sudah dilakukan oleh semua dosen yang telah dilatih USAID PRIORITAS. Di Jurusan Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Inggris, serta PGSD, dosen-dosen telah terbiasa menerapkan pola perkuliahan aktif. “Lebih dari 75% dosen yang sudah mendapat pelatihan, telah menerapkan perkuliahan aktif. Mulai dari diskusi, pengunaan variasi metode perkuliahan, penilaian, dan kunjung karya,” kata Esti Swatika Sari, dosen bahasa Indonesia FBS. Esti menyontohkan, dalam perkuliahan banyak mahasiswa memulai perkuliahan dengan membaca dulu sekitar 15 menit, lalu membuat rangkuman bacaan, sampai menganalisis bahan bacaan. Selain itu, produk perkuliahan juga telah menerapkan prinsip-prinsip literasi.

3. Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Literasi Sekolah

Untuk mengembangkan budaya baca di mahasiswa, telah dilakukan juga penelitian tentang literasi di mahasiswa. Penelitian ini tindaklanjut dari penguatan modul literasi di LPTK. Dari penelitian ini ditemukan tingkat kemampuan literasi mahasiswa dan bagaimana cara untuk menguatkannya. Selain penelitian literasi, telah dilaksanakan program pengabdian masyarakat yaitu pelatihan oleh dosen kepada guru tentang pembiasaan literasi di sekolah. Program ini mendorong sekolah untuk menerapkan budaya baca.

4. PPL Berkualitas untuk Mahasiswa Reguler dan PPG

Setelah pelatihan peningkatan kualitas PPL yang efektif untuk dosen pendamping lapangan (DPL) dan guru pamong (GP) oleh USAID PRIORITAS, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) melakukan diseminasi kepada seluruh DPL baik reguler maupun PPG di 11 program studi, serta untuk GP dari sekolah mitra. Diseminasi ini kemudian dijadikan kesepakatan untuk menerapkan model pembimbingan PPL di FBS. Hal ini karena melihat respons dari mahasiswa dan sekolah yang merasa telah menemukan pola yang tepat dalam pembimbingan PPL. Saat ini di tingkat universitas sedang melakukan penyusunan panduan pembimbingan PPL yang efektif dan menyusun rencana implementasinya pada seluruh DPL.

5. Itnegrasi Kerja Sama dengan Sekolah Mitra

Sekolah mitra LPTK telah membuka diri untuk mengembangkan bersama-sama model-model praktik yang baik. Mulai dari penugasan mahasiswa dalam pengembangan media, pembelajaran aktif, dan penggiatan budaya baca. Dosen dan guru juga telah bersama-sama menerapkan pembelajaran aktif dan penelitian kolaboratif. (Arz) 

 


comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.