Kembangkan Program Penataan dan Pemerataan Guru
Penataan distribusi guru dapat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

USAID PRIORITAS - Pemerataan distribusi guru, saat ini menjadi permasalahan penting di Indonesia. Di beberapa daerah, ternyata banyak sekolah yang memiliki kelebihan guru sedangkan di sekolah lainnya jumlah guru tidak sesuai dengan kebutuhan. Akibatnya terjadi inefisiensi pembiayaan pendidikan. Seringkali BOS lebih banyak digunakan untuk membiayai belanja pegawai dibandingkan untuk kebutuhan pembelajaran. Pemerintah juga telah menerbitkan surat peraturan bersama (Perber) 5 menteri pada 3 Oktober 2011untuk menata pemerataan distribusi guru secara  nasional. 

Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, USAID PRIORITAS mengembangkan program Pengembangan Kapasitas dalam Penataan dan Pemerataan Guru yang akan diimplementasikan di 60 daerah mitra. ”Kami akan membantu kabupaten/kota dalam melakukan analisis kecukupan dan kebutuhan guru yang hasilnya digunakan untuk membuat kebijakan penataan dan pemerataan guru di daerahnya. Bila distribusi guru merata dan sesuai kebutuhan maka hal itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan dari aspek kecukupan guru. Pembiayaan dana BOS juga bisa difokuskan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelas Dr. Mark Heyward Adviser Tata Kelola dan Manajemen Pendidikan USAID PRIORITAS.

Kabupaten Blitar menjadi ujicoba pertama dari modul penataan dan pemerataan guru yang dikembangkan USAID PRIORITAS. Beberapa unsur pemerintah akan terlibat dalam kegiatan ini, seperti dinas pendidikan, BKD (badan kepegawaian daerah), Bappeda, Kemenag, pengawas, dan unsur sekolah. Kegiatan ini akan menghasilkan peta distribusi guru dan alternatif kebijakan penataan dan pemerataan guru tingkat satuan pendidikan dalam kabupaten/kota. ”USAID Prioritas akan fasilitasi dan dampingi daerah yang berkomitmen untuk menata pemerataan guru di daerahnya,” kata Dr. Heyward.

Program Pengembangan Kapasitas dalam Penataan dan Pemerataan Guru USAID PRIORITAS, sangat diapresiasi oleh Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dasar (P2TK) Dr. Sumarna Surapranata. Pada pertemuan di ruang kerjanya (27/3), dia berharap USAID PRIORITAS dapat memberikan solusi dalam penataan dan pemerataan guru di kabupaten/kota. “Tenaga ahli kami siap untuk bekerjasama dan kami juga membuka akses data pokok pendidikan (Dapodik) untuk USAID PRIORITAS,” katanya setelah mendapat penjelasan program dari USAID PRIORITAS. (Anw)

comments powered by Disqus
Situs Web ini dikembangkan oleh Research Triangle Institute (RTI) International, Education Development Center (EDC), dan World Education (WE) untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama No. AID-497-C-12-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency untuk International Development atau Pemerintah Amerika Serikat. © 2012 RTI International, EDC, dan WE. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat.